Dilepas ke pasaran secara resmi Desember 2009, Bajaj Pulsar 135 LS
(Light Sport) DTSi, sebenarnya berkemampuan tak beda jauh dari dua
kompetitornya yang sama-sama dikembangkan di India ; New Mega Pro dan
Yamaha Byson.
 |
| Pulsar 135 LS |
Andreas kepala mekanik diler dan bengkel resmi PT.
Bajaj Mitra Sukses Abadi di BAI, di kawasan Jl. Mayjend Sungkono,
Surabaya menjelaskan bahwa Pulsar 135 LS ini adalah varian terbaru dan
bukan dress up dari Bajaj 125 cc XCD atau spek down dari Pulsar 180 cc.
Fitur terbaru pada silinder cop nya menganut model 4 katup dan
dioperasikan 1 noken as. Jadi prinsip kerjanya, 1 rocker arm membuka 2
katup.
“Kalau ditinjau dari kapasitas mesinnya memang kesan
pemakaian
4 katupnya terkesan ekstrim. Tapi begitu lah komitmen Bajaj
untuk menciptakan sport irit, lincah dan bertenaga besar,” urai Andreas.
Masih
dibagian silinder cop, Pulsar 135 LS ini juga menganut desain ruang
bakar model oval. Untuk menghendaki terjadinya pusaran gas segar yang
akan dimampatkan saat kompresi. Proses homogen gas segar juga mulai
terjadi pada joint karbu dan intake manifold, sebab saat itu gas segar
mengalami terjadinya pantulan pada sekat intake manifold.
Untuk
suplai gas segar, dilayani karbu vakum tipe BS 26 mm ini, dengan
komposisi main jet 107 dan pilot jet 12,5. Fitur Throtle Position Sensor
juga diaplikasi, untuk menyelaraskan posisi bukaan throttle valve
dengan kapasitas arus listrik yang dibutuhkan. Dengan perangkat ini,
power Pulsar 135 LS makin enak dibuka tutup, saat keperluan membelah
kemacetan.
Sistem pembakarannya tetap disulut 2 busi, seperti
yang telah sukses di pendahulunya yakni Bajaj Pulsar 180 cc dan tetap
dikemas dalam tekhnologi DTS-I. Dan terprogram pada Digital Multi Map
CDI. Percikan api di kedua busi ini deprogram akan nyala bersamaan saat
mulai hidup hingga rpm 6000. “Dan ketika berada diatas rpm 6000, busi
skunder akan mati dan berganti primer (sisi kanan) yang hidup,”detail
Andreas.
...canggih...
Akelerasi Pulsar 135 LS dirancang lebih agresif, gigi 1
mengaplikasi perbandingan (34-12) performanya singkat bisa tembus hingga
40 Km/jam ketika cara bawaan gigi 1 power band nya dibuat lunas. Gigi 2
menganut close rastio, yakni (31-17), minim delay sehingga power gigi 2
terkesan nendang.
Tekhnologi efesiensi gesek turut diusung
dengan pemakaian roller pada rocker arm. Khusus untuk kontruksi roller
rocker arm, Bajaj membuat nya spesial dengan bantalan lebih rapat.
Mengingat roller rocker arm Pulsar 135 LS, melawan 2 pegas katup (in-2,
ex-2). Selain itu, piston berdiameter 53 mm dilapis Molycote sejenis
Teflon, agar licin naik turun di silinder. “Dan disuport Nozle Oil Jet
yang berada di sisi kanan daun as kruk, untuk melumasi pantat piston,
”terang Andreas.
Selain itu crank shaft off set juga
diaplikasi, lewat perubahan pada titik big end yang tak simetris dengan
pen piston (small end) ketika posisi Top Dead Center atau TMA. Rancangan
ini sengaja dimanfaatkan untuk menyempurnakan sodokan torsi daun as
kruk Pulsar 135 LS yang lebih lebar dibanding Bajaj 125 XCD. “Jadi
bawaannya akan terasa saat di abwa di rpm 6000, ada semacam muntahan
power yang nyodok terus, ”beber Andreas.
SPESIFIKASI BAJAJ 135 LSTipe
mesin : 4 tak beerpendingin udara DTS-I, Kapasitas mesin : 135 cc.,
Bore x stroke : 54 mm x 58,8 mm, Perbandingan kompresi : 9,8 : 1, Tenaga
maaksimal : 13,5 Hp di 9000 rpm Torsi maksimal : 11,4 Nm di 7500 rpm,
Sistem transmisi : 1 depan, 2,, 3, 4, 5 ke belakang
Sok depan:
Teleskopik pelapis anti gesek travel 130 cm, Sok belakang : Nitro-X, Rem
depan : Cakram 24 cm, Rem belakang : Tromol 130 mm, Tangki : 8 liter ,
Jarak sumbu roda : 1325 mm, Berat kosong : 122 Kg, Speedometer :
Digital
itu baru 135 belum yang 180, 200 dan 220 pasti lebih siip lagi